27 Juli 2017•Update: 28 Juli 2017
Ahmet Sait Akcay
ANKARA
Badan agama Turki Diyanet merilis laporan soal penyalahgunaan agama oleh Organisasi Teroris Fetullah (FETO) yang mendalangi percobaan kudeta, Juli tahun lalu. Mehmet Gomez yang mengepalai Diyanet membagikan rincian laporan dalam konferensi agama di Ankara.
Laporan tersebut menganalisa sekitar 670 jam rekaman pidato pemimpin FETO Fetullah Gulen dan 80 publikasinya
Gormez mengatakan bahwa Gulen membuat referensi tentang Sufisme – paham mistik Islam – dalam pidatonya untuk memimpin gerakan sosial.
Laporan sepanjang 90 halaman menyebutkan Gulen mengakui bahwa dirinya berkomunikasi langsung dengan Nabi Muhammad untuk meyakinkan pengikutnya bahwa perintahnya berasal dari bimbingan ilahi. Gulen juga mengatakan kepada pengikutnya bahwa ia memiliki hubungan spiritual dengan para malaikat dan pimpinan Sufi lainnya.
FETO dan pemimpinnya Gulen mendalangi percobaan kudeta 15 Juli 2016 yang mengakibatkan 250 orang tewas dan 2.200 orang luka-luka. Turki juga menuding FETO berada di balik kampanye jangka panjang untuk menggulingkan pemerintah.