Erric Permana
17 Oktober 2017•Update: 18 Oktober 2017
Erric Permana
JAKARTA
Duta Besar Turki untuk Indonesia Sander Gurbuz bertemu dengan Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla, Selasa. Pertemuan itu untuk membahas rencana pertemuan the D-8 summit di Istambul dan kerja sama kedua negara.
“Wakil Presiden akan pergi ke Istambul besok untuk menghadiri pertemuan D-8. Jadi kita berbicara soal D-8 summit dan juga area kerja sama antara Turki dan Indonesia setelah Presiden Joko Widodo mengunjungi Turki Juli lalu,” kata Sander Gurbuz kepada wartawan di Kantor Wakil Presiden, Jakarta.
Menurut Sander Gurbuz setelah kedatangan Presiden Joko Widodo dan bertemu dengan Presiden Turki Recep Tayip Erdogan di Turki hubungan kedua negara semakin baik.
"Perusahaan kami di banyak wilayah menjadi berkembang setelah kedatangan presiden," ujar Sander Gurbuz.
Dia menambahkan, Indonesia dan Turki akan menyepakati kerjasama perdagangan bebas (FTA) untuk meningkatkan hubungan ekonomi kedua negara.
“Untuk pertama kali setelah sembilan tahun, bulan depan kita akan membahas tentang negosiasi perjanjian perdagangan bebas dengan Indonesia, yang sangat penting untuk kedua negara dalam meningkatkan nilai perdagangan,” kata sang duta besar.
Menurutnya ada keinginan dari beberapa perusahaan besar di Turki untuk berinvestasi di Indonesia, terutama di bidang energi, infrastruktur, konstruksi, pariwisata dan industri pertahanan.
Sementara itu, Sekretaris Wakil Wakil Presiden RI Mohamad Oemar mengatakan dalam pertemuan negara D8, Indonesia akan mencari kerjasama di sektor ekonomi dan perdagangan khususnya pasar non tradisional.
"Tentunya kalau kita ngin memperbesar peluang peningkatan kerja sama," ujar Mohamad Oemar.
Oemar juga menambahkan Indonesia akan mencari pasar baru untuk ekspor produk-produk Indonesia.