Erric Permana
01 Maret 2018•Update: 02 Maret 2018
Erric Permana
JAKARTA
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Pol Heru Winarko mengaku akan meningkatkan lembaga pemberantasan peredaran narkoba tersebut. Selain itu, dia juga mengatakan kinerja baik Kepala BNN sebelumnya, Komjen Pol Budi Waseso, akan terus dilanjutkan.
“Selain kita lanjutkan juga akan kita tingkatkan. Bagaimana pencegahan, pemberantasan, rehabilitasi sesuai undang-undang yang menjadi beban, tugas, tanggung jawab BNN dapat dilakukan secara optimal,” ujar Heru usai dilantik di Istana Negara, Jakarta pada Kamis.
Heru mengaku akan menyesuaikan standar integritas dan juga kinerja BNN seperti di tempat dia bertugas sebelumnya yakni Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia pun berharap seluruh kementerian/lembaga dapat bekerja sama untuk memberantas narkoba.
“Saya kira tidak jauh beda penanganan-penanganan [narkoba dan korupsi] ini. Pertama tahapannya sudah jelas. Ada aduan masyarakat, penyelidikan, penyidikan. Saya kira itu standar dalam penegakan hukum. Tapi juga, BNN dan KPK tidak jauh berbeda,” tambah dia.
Heru menambahkan, proses serah terima jabatan Kepala BNN akan dilakukan pada Senin pekan depan.
Sementara itu, Komjen Pol Budi Waseso mengakui Heru Winarko belum memenuhi persyaratan untuk menjadi Kepala BNN. Meski demikian, dia menyatakan jika Heru memiliki komitmen kuat untuk memberantas narkoba maka permasalahan narkoba bisa diatasi.
“UU mengatur pejabat BNN persyaratan mutlak adalah 2 tahun berturut-turut bertugas di bidang narkotika, 5 tahun sebagai penyidik, 5 tahun terpenuhi [sebagai penyidik] tapi mengnenai narkoba memang belum,” ujar Budi Waseso usai menghadiri acara pelantikan di Istana Negara, Jakarta.
Dia pun mengingatkan bahwa masalah narkoba bukan hal yang mudah. Dia pun menitipkan sejumlah tugas kepada penggantinya.
“Banyak hal yang harus ditingkatkan termasuk sarana prasarana, antara lain gedung BNN,” tambah dia.