Nani Afrida
31 Oktober 2018•Update: 01 November 2018
JAKARTA
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan bahwa pihaknya telah membebastugaskan direktur Teknik Lion Air sehubungan dengan kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 yang menewaskan 189 penumpang Senin lalu.
"Hari ini kita akan bebas tugaskan direktur teknik Lion agar diganti dengan orang lain, juga perangkat teknik yang menerbangkan pesawat itu.... Lalu kita juga akan mengintensifkan ramp check," kata Menteri Budi di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu.
Menurut Menteri, pemerintah memiliki wewenang untuk membebastugaskan direksi maskapai.
Selain itu pemerintah juga akan melakukan evaluasi sistem keamanan yang diberlakukan oleh para maskapai low cost carrier (LCC) di Indonesia.
"LCC ini adalah kebutuhan, bukan LCC yang salah, tapi bagaimana kita meningkatkan safety (keselamatan)," kata Menteri Budi lagi.
Pesawat terbang Lion Air JT 610 tujuan Jakarta-Pangkalpinang hilang kontak pada Senin pukul 06.33 WIB dan diperkirakan jatuh di sekitar Tanjung Karawang, Jawa Barat.
Pesawat membawa 189 orang penumpang yang terdiri dari 181 penumpang dan delapan kru, menurut rilis resmi dari Lion Air.
Hingga saat ini Badan SAR Nasional mengaku telah menemukan 54 identitas korban pesawat Lion Air JT610 dari laut.