Pizaro Gozali İdrus
31 Januari 2019•Update: 01 Februari 2019
Pizaro Gozali
JAKARTA
Militer Filipina mulai melakukan serangan ke basis Abu Sayyaf di Patikul, Sulu, sebagai respons atas teror bom di gereja Jolo, lansir Philstar pada Kamis.
Operasi ini dilakukan atas perintah Presiden Duterte yang menyerukan serangan habis-habisan terhadap kelompok Abu Sayyaf setelah bom meledak di Jolo akhir pekan lalu.
Dua helikopter serang MG520 melepaskan roket dan tembakan senapan mesin berat saat 30 anggota Abu Sayyaf dilaporkan terlihat di hutan gunung di wilayah Latih.
Militer juga menggempur posisi Abu Sayyaf melalui tembakan howitzer 105mm.
Kolonel Gerry Besana, juru bicara dan kepala operasi militer sipil Komando Mindanao Barat (Westmincom), mengatakan serangan dimulai pada Selasa pagi setelah pasukan darat mendeteksi keberadaan 30 milisi Abu Sayyaf di daerah hutan.
Besana mengatakan serangan udara ini dilakukan setelah pasukan darat menghadapi kesulitan menembus hutan lebat.
Pihak berwenang mengatakan Ajang-ajang, kelompok terkait Abu Sayyaf, menggunakan kawasan hutan sebagai basis sementara.
Besana mengatakan masih belum ada laporan korban dari pihak pemerintah, terutama pasukan darat.