Erric Permana
01 Februari 2018•Update: 02 Februari 2018
Erric Permana
JAKARTA
Pemerintah Nauru yang berada di kawasan Pasifik Selatan mengapresiasi langkah pemerintah Indonesia yang terus membangun dan mengembangkan Papua dan Papua Barat.
Ini disampaikan Presiden Nauru Baron Divavesi Waqa usai melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto di Government House, Republik Nauru pada Rabu.
"Kami mendukung setiap langkah yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk menyejahterakan rakyat di Papua dan Papua Barat," ujar Presiden Baron.
Presiden Nauru akan terus mendukung dan tetap menjalin persahabatan dan kerja sama dengan Indonesia.
"Kami masyarakat Nauru akan selalu menganggap Indonesia sebagai sahabat. Kami paham dengan apa yang dilakukan pemerintah Indonesia yaitu menciptakan pembangunan untuk Papua dan Papua Barat," lanjut Presiden Baron.
Sementara itu, Perdana Menteri Tuvalu, Enele Sopoaga menyatakan tidak ikut campur mengenai masalah di Papua dan Papua Barat. Ia hanya berpesan agar penegakan hak asasi manusia tetap dilaksanakan.
"Kita tidak ingin ikut campur dengan kebijakan Indonesia. Kami sangat menghargai hak asasi manusia, termasuk hak kebudayaan, tetapi Tuvalu tidak punya posisi untuk ikut campur dalam masalah ini," kata Enele Sopoaga.
Menurut Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Indonesia ingin agar semua negara tetap bersahabat.
"Intinya bahwa misi ini harus menghasilkan satu peningkatan, satu persahabatan yang sangat baik antara Indonesia dengan negara-negara Pasifik yang dulunya memang kita kurang kesempatan untuk menyentuh mereka," kata Menteri Wiranto.