23 Oktober 2017•Update: 23 Oktober 2017
İdris Okuducu
SULEYMANİYAH
Partai Gerakan Kurdi untuk Perubahan (Gorran) menuntut Presiden Pemerintah Regional Kurdistan (KRG) Masoud Barzani dan Wakilnya Kosrat Rasul mengundurkan diri.
“Kabinet juga harus dihapuskan,” kata juru bicara Gerakan Gorran Shorish Haji dalam konferensi pers di kantor pusat partai di Suleymaniyyah, Minggu.
Haji juga menggungkapkan kegagalan pemerintah telah mengakibatkan banyak kerugian seperti putusnya hubungan dengan para negara sahabat.
Warga Irak yang tinggal di wilayah otonomi Pemerintah Regional Kurdistan (KRG) dan di beberapa wilayah yang diperebutkan Baghdad dan Erbil mengikuti pemungutan suara pada 25 September.
Menurut KRG, hampir 93 persen suara mendukung kemerdekaan dari Irak.
Referendum tersebut mendapat kecaman dari pihak regional maupun internasional, karena dikhawatirkan mengganggu perjuangan melawan terorisme dan memicu destabilisasi di kawasan Timur Tengah.