Erric Permana
14 Agustus 2018•Update: 14 Agustus 2018
Erric Permana
JAKARTA
Presiden Joko Widodo menitipkan pesan kepada warga Lombok agar bersedia membangun kembali rumahnya dengan teknologi rumah tahan gempa, seiring dengan bantuan perbaikan rumah warga yang terdampak gempa yang penyalurannya secara bertahap dimulai hari ini.
"Saya hanya ingin pesan, membangunnya nanti akan diawasi oleh Pak Gubernur kemudian akan diberikan bimbingan oleh Pak Menteri PU. Nanti membangunnya harus rumah yang tahan gempa. Namanya sistem RISHA. Jadi kalau ada gempa itu tidak goyah," ujar Presiden saat bertemu dengan para pengungsi yang berada di lapangan Kantor Bupati Lombok Utara pada Senin malam.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebelumnya memperkenalkan teknologi yang dinamakan Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) yang memiliki beberapa keunggulan, salah satunya tahan goncangan gempa.
Bagi warga yang tempat tinggalnya mengalami kerusakan berat, Pemerintah Pusat telah menganggarkan bantuan sebesar Rp50 juta untuk tiap kepala keluarga.
Saat meninjau penanganan pengungsian dan sejumlah bangunan rusak di Lombok Utara, Presiden mendapatkan informasi bahwa wilayah Lombok termasuk salah satu wilayah rawan gempa.
Oleh karena itu, Presiden menginstruksikan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk memberikan edukasi bagi masyarakat mengenai pembangunan rumah tahan gempa.
"Saya juga baru diberi tahu, tahun 1979 dulu pernah gempa [besar] di sini sehingga rumah-rumah nanti harus mulai dibangun rumah yang tahan gempa sehingga kalau ada apa-apa rumah kita tetap bisa berdiri kokoh," ucap dia.
Mengutip laman e-produk Litbang PUPR, pembangunan rumah dengan menerapkan teknologi RISHA telah dilakukan di Aceh sebanyak kurang lebih 10 ribu unit setelah bencana tsunami melanda. Salah satu keunggulan yang didapat dari teknologi ini ialah sifatnya yang fleksibel sehingga mampu menahan goncangan gempa.
RISHA merupakan rumah dengan proses pembangunannya tidak membutuhkan semen dan bata, melainkan dengan menggabungkan panel-panel beton dengan baut. Dengan itu, pembangunan rumah ini dapat diselesaikan dengan waktu jauh lebih cepat.