03 Desember 2017•Update: 04 Desember 2017
GHOUTA TIMUR
Sedikitnya delapan warga sipil tewas pada Sabtu ketika pasukan pendukung Bashar al-Assad di Suriah menyerang area permukiman di Ghouta Timur, pinggiran kota Damaskus.
Serangan udara tersebut ditujukan ke wilayah Haresta, Madyara, Arbin, dan Misraba, di mana 2 warga sipil tewas di Arbin, dan 2 wanita di Haresta.
Sejumlah korban luka telah dipindahkan ke rumah sakit setempat.
Selasa lalu, Rezim Assad menyepakati usulan gencatan senjata dari Rusia yang mencakup distrik Ghouta Timur.
Ghouta Timur berada di zona de-eskalasi -- yang diperantarai Turki, Rusia, Iran -- di mana tindakan agresi dilarang keras.
Meskipun begitu, pasukan rezim masih terus melancarkan serangan ke wilayah tersebut, hingga menyebabkan puluhan warga sipil tewas atau pun terluka.
Sedikitnya 140 warga sipil tewas selama 14 November 2016 hingga 2 Desember 2017.
Suriah baru saja mulai bangkit dari keterpurukan akibat perang sipil yang telah berlangsung sejak 2011 ketika rezim Assad menyerang aksi protes pro-demokrasi dengan brutal.
Menurut PBB, sejak saat itu, ratusan ribu jiwa tewas dalam peperangan, dan lebih dari 10 juta jiwa mengungsi.