Muhammad Nazarudin Latief
04 Februari 2018•Update: 05 Februari 2018
Muhammad Latief
JAKARTA
Tim Gabungan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), dan Kementerian Kesehatan hingga Minggu berhasil melakukan vaksinasi pada 17.337 anak pada 224 kampung, di wilayah Kabupaten Asmat, Papua.
Tim juga mencatat, selama periode September 2017 hingga 2 Februari 2018 ada sebanyak 651 jiwa penderita campak dan 223 jiwa penderita gizi buruk.
“Sedangkan yang meninggal ada 72 jiwa, terdiri dari 66 orang akibat campak dan 6 karena gizi buruk,” kata tim gabungan dalam penyataan tertulis, Minggu.
Sedangkan penanganan pasien evakuasi dari distrik dan kampung pada titik tertinggi mencapai 96 orang, lanjut pernyataan itu.
Hingga Minggu, pemerintah sudah memulangkan 76 jiwa yang sebelumnya dirawat di RSUD setempat.
Sebelumnya, Menteri Sosial Idrus Marham menyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) gizi buruk dan campak di Kabupaten Asmat Papua sudah selesai. Keputusan ini diambil setelah dirinya mendapatkan laporan dari Panglima TNi Marsekal Hadi Tjahjanto tentang pencapaian tim gabungan.
Meski demikian, menurut Menteri Idrus, pemerintah terus melakukan perawatan, pembinaan dan pengembangan warga Asmat.
“Pemerintah akan lakukan pendekatan terpadu dan berkesinambungan agar KLB gizi buruk dan campak tidak terjadi lagi,” ujar dia.