Pizaro Gozali İdrus
02 Oktober 2018•Update: 02 Oktober 2018
Pizaro Gozali
JAKARTA
Organisasi PBB yang mengurus anak UNICEF menyampaikan situasi ribuan anak di Sulawesi Tengah sangat genting usai gempa dan tsunami.
Anak-anak tersebut banyak kehilangan keluarga, rumah, lingkungan, dan semua yang mereka kenal.
“UNICEF Indonesia, dalam kemitraan dengan Pemerintah, melakukan semua yang dapat dilakukan untuk membantu keadaan darurat ini,” kata Pelaksana Tugas Kepala Perwakilan UNICEF Indonesia Amanda Bissex dalam keterangan resminya, Senin.
UNICEF menyampaikan lebih dari 1.000 sekolah dikhawatirkan terdampak, yang berpengaruh langsung terhadap sekitar 19 persen siswa di Sulawesi Tengah.
UNICEF menjelaskan barang kebutuhan di Indonesia mencakup makanan, air, sanitasi dan kebersihan, perawatan kesehatan primer termasuk pertolongan pertama.
Selain itu, menurut UNICEF, layanan untuk identifikasi untuk anak-anak yang terpisah, dukungan psikososial dan pendidikan perlu ditetapkan secepat mungkin untuk mengembalikan anak-anak ke keadaan normal.
UNICEF menyerukan kebutuhan dana 5 juta dolar AS untuk memenuhi kebutuhan pendidikan, kesehatan, gizi, sanitasi, dan perlindungan anak untuk keadaan darurat saat ini dan dampak jangka panjang dari gempa Lombok.