Shenny Fierdha Chumaira
09 Juli 2018•Update: 10 Juli 2018
Shenny Fierdha
JAKARTA
Polisi menegaskan bahwa istri terduga pemilik bom yang meledak di Pasuruan, Jawa Timur, pada Kamis pekan lalu merupakan kunci penting yang membantu mengusut kasus.
Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal M. Iqbal, istri Abdullah yang bernama Dina Rohana tersebut memiliki banyak informasi berguna bagi kepolisian untuk menangkap suaminya yang masih buron.
"Istrinya sudah kita periksa dan dia memberikan banyak informasi yang bisa kami pakai untuk melakukan proses penegakan hukum [terhadap Abdullah]," terang Iqbal di Jakarta, Selasa.
Mengingat anak laki-laki Abdullah dan Dina yang masih berumur enam tahun menjadi korban luka akibat bom yang meledak tiba-tiba di rumah kontrakan mereka itu, Iqbal mengatakan bahwa Dina diperbolehkan menjenguk anaknya yang masih dirawat di rumah sakit.
"Boleh jenguk tapi kita masih mendampingi," ucap Iqbal.
Dia juga menegaskan bahwa polisi sudah menangkap teman Abdullah yang juga diduga terkait radikalisme pada Jumat pekan lalu.
Pada Kamis siang, terdengar beberapa ledakan di rumah yang dikontrak oleh Abdullah dan Dina di Desa Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Bom meledak tiba-tiba saat masih dirakit oleh Abdullah, melukai anak laki-laki mereka dan merusak rumah.
Polisi mengatakan bahwa bom berdaya ledak rendah dan tergolong sebagai bom ikan.
Tak lama sesudah ledakan, Abdullah melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor dan sampai sekarang masih diburu polisi.