Nicky Aulia Widadio
19 Agustus 2019•Update: 20 Agustus 2019
JAKARTA
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menyatakan tiga orang polisi terluka dan sejumlah fasilitas umum rusak akibat kerusuhan di Manokwari pada Senin.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan ketiga polisi yang terluka yakni Kepala Biro Operasional Polda Papua Barat dan dua orang anggota.
“Saat negosiasi antara Pak Wakil Gubernur, Kapolda dan Pangdam ada provokasi lemparan batu dari masyarakat,” kata Dedi di Jakarta, Senin.
Selain itu, massa juga membakar Gedung DPRD Papua Barat. Sejumlah fasilitas umum lainnya seperti bekas kantor gubernur juga rusak.
“Ada beberapa fasilitas publik lain yang kini masih didata,” lanjut Dedi.
Aparat TNI, Polri dan pemerintah daerah setempat masih berupaya bernegosiasi dengan massa untuk meredam kerusuhan.
Kerusuhan berlangsung sejak Senin pagi di sejumlah titik di wilayah Manokwari yang berawal aksi unjuk rasa oleh mahasiswa dan masyarakat.
Namun massa kemudian memblokri sejumlah jalan di Manokwari dan merusak fasilitas publik.
Hingga Senin siang, Dedi menuturkan konsentrasi massa berada di wilayah Makalo dan pertigaan Swisbell Manokwari dengan jumlah yang cukup besar.