JAKARTA
Gubernur Phuket mengeluarkan larangan bagi orang dan kendaraan untuk masuk dan keluar dari provinsi tersebut sebagai upaya mencegah penyebaran pandemi COvid-19 setelah 53 orang positif terinfeksi.
Gubernur Pakkapong Taweepat memerintahkan penutupan semua titik masuk dan keluar di provinsi itu, kecuali untuk perjalanan udara, efektif mulai tengah malam pada Senin hingga 30 April atau pemberitahuan lebih lanjut.
Di bawah perintah itu, orang dan semua jenis kendaraan dilarang memasuki dan meninggalkan provinsi melalui pos pemeriksaan Tha Chat Chai, kecuali mereka yang mengangkut makanan dan barang-barang penting, bahan bakar, bahan bangunan, peralatan medis, kendaraan operasi penyelamatan, ambulans, kendaraan untuk operasi pemerintah, dan kendaraan publikasi.
Larangan juga diberlakukan pada orang dan semua jenis kapal dari memasuki dan meninggalkan provinsi melalui pelabuhan internasional, kecuali kapal barang. Setelah menyelesaikan operasi mereka, kapal kargo dan semua kru, yang tidak diizinkan turun, harus segera meninggalkan Phuket, seperti lansir Bangkok Post, Senin.
Warga dan semua jenis kapal juga dilarang memasuki dan meninggalkan provinsi melalui saluran air antar-provinsi, kecuali untuk kapal yang membawa makanan dan barang-barang penting, bahan bangunan, peralatan medis, kapal penyelamat, dan kapal darurat medis.
Perintah itu tidak berlaku untuk perdana menteri atau mereka yang ditugaskan untuk menangani keadaan darurat, diplomat dan pejabat konsuler, organisasi internasional, dan perwakilan dari negara-negara asing, yang telah menerima izin dari Kementerian Luar Negeri atau lembaga negara lainnya.
Mereka yang dibebaskan harus memiliki sertifikat medis yang dikeluarkan dalam tiga hari terakhir dan harus sepenuhnya mematuhi tindakan pengendalian penyakit.
Provinsi Phuket mengkonfirmasi enam infeksi Covid-19, menjadikan totalnya menjadi 53, ujar komite penyakit menular provinsi pada Minggu.
Enam kasus baru, semua terkait dengan daerah Patong, setelah enam infeksi baru yang dilaporkan pada Sabtu. Dari 53 kasus, 46 pasien masih menerima perawatan di rumah sakit, sementara tujuh telah pulih.
Enam infeksi baru yang dilaporkan pada Minggu termasuk seorang wanita Thailand, 42, di daerah Patong, Distrik Kathu. Dia seorang pemilik toko suvenir dan telah melakukan kontak dengan banyak turis asing sebelum jatuh sakit pada 18 Maret.
Kasus lain melibatkan warga negara Ukraina berusia 32 tahun, seorang operator bisnis kesehatan di Tambon Karon, Distrik Muang.
Dia memiliki kontak dekat dengan para pekerja di tempat-tempat hiburan di Soi Bangla, tambon Patong, dan turis asing.
Dia melakukan perjalanan ke Bangkok antara 20-23 Maret dan jatuh sakit pada 24 Maret.
Sementara itu, jumlah kasus Covid-19 yang dikonfirmasi di antara para profesional kesehatan terus meningkat, dengan delapan kasus yang dilaporkan pada hari Minggu menjadikan total kasus di antara staf medis menjadi 19.
Delapan kasus termasuk di antara 143 infeksi baru yang diumumkan oleh Departemen Pengendalian Penyakit pada Minggu, yang menjadikan jumlah total kasus di Thailand menjadi 1.388.
"Enam dari delapan personel medis terkena virus dari pasien mereka," kata wakil kepala departemen Tanarak Plipat.
Dokter, perawat, dan staf medis lainnya cenderung lebih rentan tertular Covid-19 karena peralatan perlindungan pribadi, seperti masker wajah, tidak tersedia.
Salah satu infeksi cluster paling serius yang melibatkan tenaga medis telah muncul di Rumah Sakit Bannang Sata di Yala, di mana satu dokter dan dua perawat ditemukan terinfeksi, kata sebuah sumber.
Infeksi terdeteksi antara 22-25 Maret, dan rumah sakit terpaksa mengurangi operasinya. Rumah Sakit Bannang Sata sekarang hanya menerima kasus-kasus serius, dan Kementerian Kesehatan
Masyarakat mengatakan pasien dikirim ke rumah sakit terdekat. Semua staf rumah sakit dikarantina, tambah dia.
Komandan Angkatan Laut Admiral Ruechai Ruddit mengatakan kepada media pada Minggu bahwa mereka akan mendirikan rumah sakit lapangan untuk membantu menangani pasien Covid-19.
Angkatan Laut akan menyediakan 1.200 tempat tidur tambahan.
Kasus-kasus serius akan dirujuk ke rumah sakit Pinklao dan Queen Sirikit di Bangkok, dan Pangkalan Angkatan Laut Sattahip di Chon Buri. Rumah Sakit Abhakorn di Sattahip hanya akan menangani kasus-kasus ringan.
news_share_descriptionsubscription_contact
