Muhammad Abdullah Azzam
18 Juni 2020•Update: 18 Juni 2020
Yildiz Nevin Gundogmus
ANKARA
Pada periode paska-pandemi Covid-19, Turki akan berupaya menjadi pusat rantai pasokan dan rute perjalanan yang memanfaatkan tren internasional, kata wakil presiden Turki pada Rabu.
Dalam pertemuan dengan kalangan bisnis di Ankara, Wapres Turki Fuat Oktay memberikan pernyataan soal perkembangan terbaru perekonomian.
Pada kuartal pertama 2020, pendapatan nasional bruto meningkat 4,5 persen secara tahunan, kata Oktay.
"Efek dasar pada tahun sebelumnya adalah faktor pada periode ini, kami menyadari. Tetapi ini adalah penyimpangan positif dalam suasana di mana semua ekonomi berubah menjadi negatif dalam periode Covid-19," ungkap dia.
"Siapa yang tahu masker akan berubah menjadi seperti emas? Semua negara yang menyebut diri mereka kekuatan super akan melakukan perang masker di Timur, Barat dan Eropa," ujar dia memuji keberhasilan Turki yang telah mengelola pandemi dengan sangat baik.
Turki tak hanya memenuhi kebutuhan warganya dan petugas medis, tetapi juga memenuhi kebutuhan lebih dari 125 negara lainnya, lanjut Oktay.
"Ketika kami melihat perkembangan internasional, kami [Turki] mengubah krisis Covid-19 menjadi peluang yang besar," kata dia.
Pada akhir tahun, lanjut Oktay, pemerintah Turki memetik hasil positif untuk kuartal ketiga dan keempat.
"Untuk mencapai hasil yang positif, jumlah kasus Covid-19 harus berkurang lagi. Ini bukan hanya keinginan, ini juga sebagai prasyarat. Kita harus terus mengambil langkah-langkah antisipasi kesehatan terbaik," pungkas dia.