Maria Elisa Hospita
20 April 2020•Update: 20 April 2020
Jeyhun Aliyev
ISTANBUL
Presiden Turki dan Amerika Serikat sepakat untuk bekerja sama dalam menghadapi pandemi global dan dampaknya.
Recep Tayyip Erdogan dan rekan sejawatnya dari AS, Donald Trump, mendiskusikan hubungan bilateral dan perkembangan regional lewat percakapan telepon pada Minggu.
"Keduanya sepakat melanjutkan kerja sama yang erat untuk menangani dampak pandemi Covid-19 terhadap kesehatan masyarakat dan ekonomi kedua negara dalam semangat solidaritas sekutu NATO," kata Direktorat Komunikasi Turki.
Menurut Kementerian Kesehatan Turki, korban tewas akibat virus korona mencapai 2.017 pada Minggu dari 86.306 kasus.
Sementara itu, AS melaporkan 2.009 kematian baru dalam 24 jam terakhir, sehingga total kematian mencapai lebih dari 39.000 jiwa dari 737.319 kasus.
Virus korona, yang secara resmi dikenal sebagai Covid-19, pertama kali diidentifikasi di Wuhan, China, pada Desember lalu, dan telah menyebar ke setidaknya 185 negara dan wilayah.
Pandemi itu merenggut lebih dari 163.300 nyawa dan menginfeksi 2,37 juta jiwa.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh Johns Hopkins University, lebih dari 611.100 pasien sudah dinyatakan pulih.