Maria Elisa Hospita
18 Oktober 2018•Update: 18 Oktober 2018
Sena Guler
ANKARA
Sekelompok delegasi India mendesak pemerintah Turki dan India untuk menyebarkan nilai-nilai demokrasi ke seluruh dunia.
"India dan Turki harus memperkuat nilai-nilai demokrasi ke seluruh dunia," kata delegasi itu selama kunjungan ke kantor Anadolu Agency di Ankara.
Delegasi yang terdiri dari Profesor P. Koya, redaktur pelaksana harian Thejas; E. M.Abdur Rahiman, anggota eksekutif nasional Popular Front of India; M.K. Faizi, presiden Partai Sosial Demokrat India; dan Dr. T. A. Rehmani, sekretaris Partai Sosial Demokrat India - mengunjungi Turki untuk menghadiri konferensi tentang Palestina.
Menurut mereka, kedua negara memiliki "nilai demokrasi yang kuat". Demokrasi India adalah yang terbesar di dunia dan demokrasi Turki adalah yang terkuat di Timur Tengah.
“Ada hubungan yang sangat kuat antara orang Turki dan India. Buktinya adalah bahasa Urdu yang merupakan campuran bahasa Turki dan Persia," kata delegasi, menambahkan bahwa ada 10.000 kata dalam bahasa Turki dan Urdu yang sama.
"Jadi kita bisa meningkatkan hubungan linguistik dan budaya kita. Kita harus membangun pusat budaya di Istanbul dan Ankara dan beberapa kota besar," ujar mereka.
Mereka juga mengatakan harus ada pusat kebudayaan Turki di kota-kota India di New Delhi dan Mumbai.
Delegasi mengungkapkan bahwa banyak warga India yang berwisata ke Turki baru-baru ini.
Mereka pun meminta pemerintah Turki untuk "membuka visa", karena akan meningkatkan hubungan orang-orang kedua negara.