Jeyhun Aliyev
13 Januari 2022•Update: 14 Januari 2022
ANKARA
Sebanyak 17 korban, termasuk anak-anak, tewas dalam kebakaran apartemen di Tremont Bronx, New York City berhasil diidentifikasi, media lokal melaporkan pada Kamis.
Semua korban, berusia 2 hingga 50 tahun, meninggal karena menghirup asap secara tidak sengaja, kata laporan media ABC7NY mengutip pihak berwenang.
Rabu dini hari, nama tiga korban dirilis oleh Departemen Kepolisian Kota New York, yang mencatat bahwa korban termuda merupakan anak berusia 2 tahun.
Seorang pejabat di kantor pemeriksa medis mengatakan identitas para korban dikonfirmasi melalui proses forensik.
Menurut laporan awal, sedikitnya 63 orang juga terluka parah setelah api melahap sebuah gedung apartemen bertingkat tinggi di New York pada Minggu.
Setelah kebakaran, Komisaris Departemen Pemadam Kebakaran Kota New York (FDNY) Daniel Nigro mengatakan pemanas ruangan yang tidak berfungsi menjadi penyebab kebakaran di gedung 19 lantai itu.
Dia mengatakan asap cepat menyebar ke lantai atas karena pintu apartemen terbuka dan lebih dari 60 orang keracunan.
Menurut Kantor Walikota New York, anak-anak yang meninggal berusia 16 tahun ke bawah dan mayoritas penghuni gedung tersebut adalah imigran Muslim dari Gambia.
Sebuah tim yang terdiri dari 200 petugas pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk memadamkan api.