Maria Elisa Hospita
25 April 2018•Update: 25 April 2018
Mohamed al-Rayes
KAIRO
Tiga polisi Mesir dan 30 orang lainnya yang diduga anggota kelompok militan tewas dalam operasi keamanan di Semenanjung Sinai pekan lalu, kata militer Mesir, Rabu.
Lewat sebuah pernyataan, militer mengkonfirmasi bahwa tiga perwira polisi tewas dalam bentrokan dengan kelompok militan selama razia tempat persembunyian mereka di Arish, utara Sinai.
Bentrokan tersebut juga mengakibatkan dua personel polisi terluka dan 17 militan tewas.
Lima militan lainnya tewas dalam operasi keamanan di pusat Sinai, termasuk pimpinan seniornya, yang diidentifikasi sebagai Nasser Abu Zaqoul.
Media lokal menyebutkan, Abu Zaqoul adalah wakil ketua kelompok WIlayat Sinai yang terkait dengan Daesh, yang dituding bertanggung jawab atas serangkaian serangan di Sinai dan provinsi lainnya.
Menurut pernyataan tersebut, delapan militan juga tewas dalam razia di utara dan pusat Sinai. Selama sepekan terakhir, pasukan keamanan juga menangkap 173 terduga militan di wilayah itu.
Sebanyak 35 tentara terbunuh dan 4.230 ditahan sejak dimulainya operasi keamanan pada 9 Feburari.
Semenanjung Sinai masih didera pemberontakan militan sejak 2013, ketika militer menggulingkan Mohamed Morsi - presiden Mesir pertama pertama yang dipilih secara demokratis sekaligus pemimpin Ikhwanul Muslimin - dalam kudeta militer.