Fatih Erel
02 Mei 2018•Update: 02 Mei 2018
Fatih Erel
JENEWA
Delapan pejalan kaki tewas sejak Minggu, menyusul badai yang terjadi di Pegunungan Alpen Swiss, menurut polisi setempat pada Selasa.
Total, ada 14 pejalan kaki yang terjebak dalam badai.
"Pada 29/04/2018 [Minggu], 14 pejalan kaki yang terperangkap oleh cuaca buruk terpaksa menghabiskan malam di luar, di daerah Pigne d'Arolla; 4 orang meninggal di rumah sakit akibat hipotermia. Mereka adalah pasangan Italia, satu berusia 53 tahun dan yang lainnya 45 tahun, salah satunya meninggal di tempat kejadian setelah jatuh," kata polisi dalam sebuah pernyataan resmi.
"Pada malam 30 April 2018, seseorang meninggal di rumah sakit. Identifikasi korban saat ini masih berlangsung. Sementara itu, semua anggota keluarga korban telah diberitahun," kata polisi daerah Valais dalam pernyataannya.
Menurut keterangan resmi polisi Swiss, beberapa pendaki ski saat ini masih berada dalam kondisi kritis.
Lima orang mengalami luka ringan akibat hipotermia. "Mereka adalah tiga orang Prancis [dua pria dan seorang wanita] berusia 58, 57 dan 55 tahun, seorang Jerman berusia 48 tahun dan seorang Italia berusia 50 tahun," katanya.
Dalam insiden terpisah, mayat dua pendaki juga ditemukan di Pegunungan Alpen Swiss pada hari Senin. Mereka berusia sekitar awal 20-an dan mencoba mendaki pegunungan Monch.
Terakhir, sepasang suami-istri asal Prancis yang berada di wilayah Saas-Fee terbawa hanyut oleh salju. Sang wanita berhasil menyelamatkan diri sedangkan suaminya meninggal di rumah sakit setelah dievakuasi oleh tim penyelamat pada Senin malam, kantor berita Swissinfo mengatakan pada Selasa.