Ayhan Simsek
24 April 2018•Update: 24 April 2018
Ayhan Simsek
BERLIN
Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull mendesak Rusia dan Iran pada hari Senin untuk bertindak secara bertanggung jawab dan berkontribusi pada upaya politik untuk mengakhiri perang saudara Suriah.
Berbicara dalam konferensi pers bersama dengan Kanselir Angela Merkel di Berlin, Turnbull menekankan bahwa pemerintah Australia dan Jerman sepakat tentang perlunya solusi politik di Suriah.
"Ini mengharuskan negara-negara yang terlibat untuk bertindak secara bertanggung jawab," katanya.
"Rusia dan Iran harus berbuat lebih banyak untuk mengakhiri serangan mengerikan oleh rezim Assad yang seringnya dihadapi oleh warga sipil yang tidak bersalah," tambahnya.
Turnbull menuduh rezim itu menggunakan senjata kimia terhadap rakyatnya sendiri, dengan yang paling baru terjadi di Douma, Ghouta Timur.
Pasukan rezim Bashar al-Assad menyerang sasaran di pinggiran Damaskus awal bulan ini, dengan dugaan adanya penggunaan gas beracun yang menyebabkan sedikitnya 78 warga sipil tewas, menurut badan pertahanan sipil lokal White Helmets.
Suriah telah terperangkap dalam situasi perang sipil yang ganas sejak 2011 ketika rezim Assad menindak keras protes pro-demokrasi dengan aksi-aksi yang tidak terduga. Sejak itu, menurut PBB, ratusan ribu orang tewas dalam konflik tersebut.