Marıa Elısa Hospıta
07 Januari 2020•Update: 07 Januari 2020
Vakkas Dogantekin
ANKARA
Bolivia akan menggelar pemilihan umum pada 3 Mei mendatang.
"Komisi Pemilihan Umum [TSE] mengumumkan permintaan pemilihan umum pada Minggu, 3 Mei 2020, sudah disetujui," kata TSE pada Minggu.
Rakyat Bolivia akan memilih presiden, wakil presiden, dan anggota dewan dalam pemilu mendatang.
Jika tidak ada kandidat presiden yang memenangkan putaran pertama dengan 50 persen atau lebih suara, maka pemilihan umum putaran selanjutnya akan digelar 45 hari kemudian.
"Kami berupaya mengadakan pemilu dengan proses yang transparan," kata Ketua TSE Salvador Romero dalam konferensi pers.
Pendaftaran pemilih akan berlangsung selama sembilan hari mulai 18 Januari.
Krisis politik melanda negara itu sejak Presiden Evo Morales didesak mundur secara paksa pada November 2019.