19 Mei 2018•Update: 20 Mei 2018
Cigdem Alyanak
ISTANBUL
Presiden Recep Tayyip Erdogan menyerukan reaksi internasional yang lebih kuat atas kekerasan Israel di Gaza saat menelepon Sekjen Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres.
Sumber di Kepresidenan Turki menegaskan Erdogan membahas Palestina dan Suriah dengan Guterres.
Dalam perbincangan tersebut, Erdogan menekankan masyarakat internasional harus menunjukkan reaksi lebih kuat terhadap kekerasan Israel yang menyebabkan sedikitnya 100 orang Palestina gugur sejak demonstrasi massa dimulai pada 30 Maret.
Erdogan dan Guterres menyampaikan keputusan Dewan Hak Asasi Manusia PBB untuk membentuk komisi independen guna menyelidiki tindakan Israel sebagai "perkembangan yang positif".
Dia menekankan Turki akan menindaklanjuti masalah ini di Majelis Umum PBB.
Erdogan juga berbagi informasi tentang pertemuan luar biasa Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di Istanbul pada hari Jumat.
Guterres berterima kasih atas upaya Turki di Jenewa dan Astana untuk memecahkan masalah politik di Suriah.
Dewan Hak Asasi Manusia PBB pada hari Jumat memutuskan segera mengirimkan komisi penyelidikan internasional independen untuk menyelidiki dugaan pelanggaran dan kejahatan perang di Jalur Gaza.
Penyelidikan akan fokus pada serangan militer Israel terhadap aksi demonstrasi warga Palestina yang dimulai pada 30 Maret.