Maria Elisa Hospita
13 Juni 2019•Update: 13 Juni 2019
Baris Gundogan
ANKARA
Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa Turki telah membeli sistem pertahanan rudal S-400 Rusia. menekankan bahwa itu adalah kesepakatan yang dilakukan.
“Saya bukan mengatakan Turki akan membeli S-400, melainkan Turki sudah membelinya. Kesepakatan itu sudah terpenuhi," tegas Erdogan dalam rapat anggota Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) di Ankara.
Dia menekankan bahwa Ankara dan Moskow menandatangani kesepakatan dengan harga yang sesuai dan produksi bersama di masa depan.
Mengenai pengadaan jet tempur F-35 dari Amerika Serikat, Erdogan mengatakan negaranya bukan hanya pelanggan, tetapi juga ko-produsen jet tersebut.
Hubungan AS dan Turki telah memanas dalam beberapa bulan terakhir karena Turki mulai menerima sistem pertahanan rudal mutakhir Rusia, yang menurut Washington akan membahayakan posisi Turki dalam program jet tempur F-35 AS, dan bahkan bisa memicu sanksi kongres.
Karena upayanya untuk membeli sistem pertahanan udara dari AS tak kunjung berhasil, Ankara memutuskan membeli sistem S-400 Rusia pada 2017.
Para pejabat AS menyarankan Turki untuk membeli sistem rudal Patriot AS ketimbang S-400 dari Moskow, dengan alasan sistem Rusia tidak sesuai dengan sistem NATO.
Sementara itu, Turki, menekankan bahwa S-400 tidak akan diintegrasikan ke dalam sistem NATO dan tidak akan menimbulkan ancaman bagi aliansi.
*Ditulis oleh Sena Guler