Muhammad Abdullah Azzam
30 April 2019•Update: 30 April 2019
Mustafa Deveci
GAZA
Pemerintah Israel mengurangi zona penangkapan ikan di perairan Gaza menjadi 6 mil mulai Senin kemarin.
Tentara Israel mengungkapkan dalam sebuah pernyataan, Israel pada bulan lalu memberikan keringanan kepada beberapa nelayan Gaza untuk berburu ikan hingga 15 mil.
Namun otoritas Israel menyebut keputusan ini diambil tadi malam karena serangan roket jarak jauh dari pihak Gaza yang jatuh ke wilayah Israel. Serangan roket itu diduga dilakukan oleh Gerakan Jihad Islam di Gaza.
Sebuah roket jarak jauh yang diluncurkan dari utara Gaza jatuh ke daerah perairan Israel di Laut Mediterania.
Menurut Kesepakatan Oslo, yang telah ditandatangani oleh Organisasi Pembebasan Palestina dan Israel pada tahun 1993, orang-orang Palestina memiliki hak untuk berburu ikan bebas hingga 20 mil dari tepi pantai Jalur Gaza tanpa mendapat intervensi apa pun dari Israel.
Namun, pemerintah Israel menghalangi hak nelayan-nelayan Palestina itu.
Menurut data dari persatuan nelayan di Gaza, sekitar 50.000 warga di wilayah ini menyandarkan kebutuhan ikan mereka pada 4.000 nelayan yang melaut.
Sejak 2006, Israel memblokade Jalur Gaza, rumah bagi sekitar 2 juta orang Palestina dari darat, udara dan laut.