Muhammad Abdullah Azzam
30 April 2019•Update: 30 April 2019
Kasım İleri
WASHINGTON
Deputi Menteri Kehakiman Amerika Serikat (AS) Rod Rosenstein telah menyampaikan surat pengunduran dirinya kepada Presiden AS Donald Trump.
Wakil Menteri Kehakiman AS Rosenstein tak mencantumkan alasan pengunduran dirinya dalam surat resmi yang diajukan kepada Presiden Trump.
Namun dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa para wakil menteri kehakiman biasanya hanya menjabat selama 16 bulan, tetapi dirinya telah menjabat selama lebih dari dua tahun.
Dalam surat pengunduran dirinya, Rosenstein memuji karakter presiden yang sopan dan humoris.
"Saya berterima kasih kepada Anda atas kesempatan yang anda berikan untuk melayani; untuk kesopanan dan humor yang sering Anda tunjukkan dalam percakapan pribadi kami; dan untuk tujuan yang Anda tegaskan dalam pidato pelantikan Anda: patriotisme, persatuan, keselamatan, pendidikan, dan kemakmuran," ujar Rosentein dalam surat pengundurannya kepada Trump.
Rosenstein sempat menjadi sasaran Trump setelah ia menunjuk Jaksa Perwakilan Khusus Robert Mueller untuk menyelidiki tuduhan bahwa Rusia telah campur tangan dalam pemilihan presiden 2016 yang menguntungkan Trump.
Rosentein bertugas mengawasi penyelidikan mengenai dugaan Presiden Donald Trump bekerja sama dengan Rusia dalam pemilihan presiden 2016.
Namun, Rosenstein mengembangkan hubungan baik dengan Donald Trump dari waktu ke waktu.
Rosenstein yang menjabat sebagai jaksa federal selama bertahun-tahun, ia harusnya meninggalkan jabatannya saat Menteri Kehakiman AS William Barr menjabat. Akan tetapi Barr meminta Rosenstein tetap berada dalam posisinya hingga penyelidikan tentang Rusia selesai.