Maria Elisa Hospita
21 Maret 2019•Update: 22 Maret 2019
Said Amouri
YERUSALEM
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mendesak Amerika Serikat untuk mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan Suriah.
"Ini sudah waktunya bagi AS untuk mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan," kata Netanyahu kepada Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo yang tengah berkunjung ke Yerusalem pada Rabu.
Pekan lalu, Netanyahu mengklaim bahwa dia telah menemukan proyek pembangunan pangkalan militer di sepanjang perbatasan Dataran Tinggi Golan.
"Baru-baru ini kami mengekspos upaya Hizbullah, yang didanai Iran, dalam mendirikan pangkalan militer di Suriah, di perbatasan Dataran Tinggi Golan," ujar PM Israel seperti dilansir oleh Jerusalem Post.
"Oleh karena itulah, AS harus mengakui kedaulatan kami di Golan, yang secara resmi menjadi milik Israel," kata dia lagi.
Menurut harian itu, Pompeo tidak mengindahkan saran Netanyahu.
Pompeo, Netanyahu, dan para pimpinan pemerintahan Siprus Yunani dan Yunani menghadiri pertemuan di Yerusalem.
Mereka bertemu untuk membahas proyek pipa gas sepanjang 2.000 kilometer yang rencananya akan menghubungkan sumber daya gas timur Mediterania ke Eropa.
Kunjungan Pompeo ke Yerusalem termasuk dalam bagian tur Timur Tengah, selain ke Kuwait dan Lebanon.