Muhammad Nazarudin Latief
01 Januari 2019•Update: 02 Januari 2019
Burak Akay
CANAKKALE, Turki
Setidaknya 116 migran gelap ditahan di Turki, kata sumber keamanan, Senin.
Di distrik Ayvacik di Provinsi Canakkale Barat, penjaga pantai Turki menangkap 47 migran gelap setelah kapal yang membawa mereka terbalik, di lepas pantai wilayah Babakale, ujar sebuah sumber anonim.
Para migran - termasuk warga negara Afghanistan, Iran dan Pakistan, berusaha melintasi perbatasan Turki, sumber itu menambahkan.
Di Provinsi Mugla barat daya, 17 migran gelap, termasuk perempuan dan anak-anak, ditahan di lepas pantai Gumbet.
Para migran itu termasuk 11 Yaman, lima Palestina dan seorang warga Irak. Seorang warga negara Turki juga ditangkap karena tuduhan penyelundupan manusia.
Secara terpisah, delapan migran gelap - semuanya warga negara Palestina - ditahan di distrik Didim di Provinsi Aydin Barat.
Polisi Turki juga menangkap 47 migran di distrik Enez, provinsi barat laut Edirne.
Turki telah menjadi rute utama bagi migran gelap yang mencoba menyeberang ke Eropa, terutama sejak 2011 ketika perang saudara Suriah dimulai.
Di antara para migran yang ditahan pada tahun 2017 di Turki, mayoritas berasal dari Pakistan - sekitar 15.000 - diikuti oleh Afghanistan sekitar 12.000. Suriah berjumlah sekitar 10.000. Telah ada peningkatan 60 persen dalam aliran migran sejak 2016. Jumlahnya adalah 31.000 pada 2016.
Durmus Genc di Mugla, Ferdi Uzun di Aydin dan Hakan Mehmet Sahin di Edirne berkontribusi pada berita ini.