Hayati Nupus
14 Oktober 2018•Update: 14 Oktober 2018
Shadi Khan Saif
KABUL, Afghanistan
Setidaknya 13 orang tewas dan lebih dari 30 orang terluka akibat ledakan dalam pemilihan umum di Afghanistan, tegas para pejabat, Sabtu.
Khalil Aseer, juru bicara polisi di sebelah utara Provinsi Takhar mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa insiden itu terjadi di Distrik Rustaq.
Menurut Aseer, bahan peledak itu disembunyikan di sepeda motor, dan mengakibatkan ledakan pada sore hari di reli elektoral kandidat perempuan, Nazifa Yousufi Bek, untuk pemilihan Wolesi Jirga (Majelis Rendah) berikutnya.
Kandidat itu tidak terluka. Namun hingga saat ini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.
Taliban memperingatkan warga Afghanistan untuk tidak turut serta dalam proses pemilihan.
Empat hari lalu, seorang kandidat dan delapan orang pendukungnya tewas dalam serangan bunuh diri di sebelah selatan Provinsi Helmand.
Pekan lalu, 13 orang tewas dan lebih dari 20 orang terluka dalam serangan serupa di Provinsi Nangarhar.
Rakyat Afghanistan akan menggelar pemilihan umum 20 Oktober mendatang.
Misi Bantuan PBB di Afghanistan (UNAMA) menyatakan keprihatinannya akan kekerasan selama kampanye.