Chandni
06 Februari 2018•Update: 07 Februari 2018
Magdalene Mukami
NAIROBI, Kenya
Seorang pakar konservasi atau pelestarian asal AS yang terkenal karena mengungkap keberadaan pasar perdagangan gading internasional ditemukan tewas pada Senin di dekat ibu kota Kenya.
Polisi pada Senin mengatakan Esmond Bradley Martin, 75 tahun, ditemukan dengan sejumlah luka tusuk di lehernya setelah polisi merespon laporan untuk mendatangi rumahnya.
Kepala polisi Nairobi Japheth Koome memastikan kabar itu dan mengatakan sedang menyelidiki kasus tersebut.
Paula Kahumbu, ahli konservasi dari Kenya dan CEO Wildlife Direct, mengatakan sangat terkejut mendengar kabar pembunuhan terhadap rekannya.
"Kami kaget mendengar polisi mengatakan dia dibunuh di rumahnya di Karen, Nairobi. Esmond menyelidiki perdagangan gading gajah dan cula badak di seluruh dunia dan mengekspos pembeli-pembeli di AS, Nigeria, Angola, Tiongkok, Hong Kong, Vietnam, Laos dan juga Myanmar," kata Kahumbu.
Esmond juga dikenal bekerja untuk lembaga pelestarian gajah Save the Elephants.