Burak Bir
29 Desember 2020•Update: 29 Desember 2020
Bayram Altug
JENEWA
Kantor HAM PBB pada Senin mendesak otoritas Saudi untuk membebaskan juru kampanye hak-hak perempuan Loujain al-Hathloul, yang tengah berjuang agar pemerintahnya mencabut larangan mengemudi bagi perempuan di kerajaan sebelum ditangkap pada 2018.
“Hukuman 5 tahun 8 bulan yang dijatuhkan kepada aktivis hak-hak perempuan terkemuka #LoujainAlHathloul, yang telah ditahan secara sewenang-wenang selama 2 ½ tahun, juga sangat meresahkan,” kata Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) lewat Twitter.
“Kami memahami bahwa pembebasan sesegera mungkin dapat dilakukan dan mendorong kuat bahwa ini hal yang mendesak,” ujar lembaga itu.
Senin lalu, pengadilan Saudi memvonis aktivis hak perempuan terkenal itu lima tahun delapan bulan penjara.
Al-Hathloul ditangkap bersama dengan sejumlah aktivis lainnya pada Mei 2018 karena dituduh “merugikan kepentingan kerajaan” dan “berusaha mengubah sistem politik Saudi dan merusak keamanan nasional.”