Rhany Chairunissa Rufinaldo
22 November 2018•Update: 22 November 2018
Ahmet Gurhan Kartal
LONDON
Inggris mengharapkan semua penjualan senjata ke Arab Saudi mematuhi hukum humaniter internasional, Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt mengatakan pada Rabu.
Pernyataan Hunt disampaikan saat pertemuan darurat tentang situasi di Yaman, menjawab sebuah pertanyaan dari Alison Thewliss, anggota parlemen dari Partai Nasional Skotlandia.
"Ada 160 serangan udara di Yaman pada bulan Oktober saja dan 60 persen dari serangan itu menargetkan infrastruktur sipil termasuk rumah sakit, fasilitas penyimpanan makanan, air dan situs listrik dan transportasi sipil," kata Thewliss.
“Menurut Anda bagaimana Saudi menggunakan senjata yang dijual kepada mereka bulan ini?” tanyanya.
"Kami mengharapkan semua penjualan senjata mematuhi hukum humaniter internasional dan kami akan memastikan penyelidikan menyeluruh jika kami pikir mereka belum mematuhinya," balas Hunt.
Hunt mengatakan ada kemitraan strategis antara Inggris dan Arab Saudi, tetapi Inggris hanya dapat memasok senjata kepada mereka jika pihaknya yakin bahwa itu sesuai dengan hukum humaniter internasional.
Dia juga mengatakan bahwa seluruh situasi kemanusiaan di Yaman benar-benar tidak dapat diterima.
"Saya setuju dengan Menteri Luar Negeri Bayangan Emily Thornberry bahwa perlu ada penyelidikan menyeluruh untuk semua kejahatan yang telah terjadi," kata Hunt.
Penjualan senjata Inggris ke Arab Saudi telah berada di bawah pengawasan dan baru-baru ini kembali menjadi perhatian setelah pembunuhan Jamal Khashoggi di konsulat Arab Saudi di Istanbul.
Thornberry sebelumnya menyebut pembunuhan itu sebagai pembunuhan yang memalukan dan mengatakan bahwa Putra Mahkota Saudi Muhammad bin Salman menganggap sekutunya sebagai orang bodoh.
Dia juga menyebutkan beberapa kejahatan yang dituduhkan sang pangeran.
Thornberry mendesak pemerintah Inggris untuk menggunakan kekuatan Magnitsky bagi siapa saja yang terlibat dalam pembunuhan, termasuk mereka yang memerintahkannya.
Dia juga meminta pemberlakuan denda bagi mereka yang bertanggung jawab dan penangguhan penjualan senjata Inggris ke negara itu.
Hunt sebelumnya mengatakan laporan tentang kematian Khashoggi, jika terbukti benar, tidak kompatibel dengan nilai-nilai Inggris.
Menurut PBB, Yaman adalah krisis kemanusiaan terburuk di dunia.
Ketika konflik memasuki tahun keempat, sekitar 14 juta orang di Yaman, atau setengah dari total populasi negara itu, berada dalam risiko kelaparan, kata PBB.
Sebanyak 85.000 anak di bawah usia 5 tahun di Yaman mati kelaparan sejak perang dimulai, Save the Children, sebuah kelompok hak asasi manusia melaporkan pada Rabu.