Hayati Nupus
02 Maret 2020•Update: 02 Maret 2020
JAKARTA
Seorang pria berusia 35 tahun yang didiagnosis menderita demam berdarah dan terinfeksi virus Covid-19 meninggal di Thailand.
Direktur Jenderal Departemen Pengendalian Penyakit Thailand didiagnosis Suwanchai Wattanayingcharoen mengatakan dia adalah orang pertama yang terinfeksi virus Covid-19 dan meninggal di negara itu.
Mulanya, ujar Suwanchai, tes laboratorium 16 Februari lalu menyimpulkan pasien yang dirawat di Institut Penyakit Menular Bamrasnaradura di Nonthaburi itu negatif dari Covid-19.
“Setelah hampir sebulan perawatan, paru-parunya memburuk, jantung dan organ-organ lainnya harus bekerja keras. Itu mengakibatkan kegagalan multi-organ dan menyebabkan kematian,” ujar Suwanchai, kutip Channel News Asia.
Juru bicara Kementerian Kesehatan Masyarakat Thailand Thaweesilp Wisanuyothin mengatakan demam berdarah adalah penyakit endemik di negara itu dan bisa mematikan.
“Ketika dikombinasikan dengan penyakit menular yang muncul, dia menciptakan komplikasi,” ujar Thaweesilp.
Meski begitu, Komite Penyakit Menular Nasional akan memeriksa lebih lanjut penyebab kematiannya.
Hingga saat ini, Thailand sudah menangani 42 kasus Covid-19.
Tiga puluh pasien di antaranya dinyatakan sembuh dan telah kembali ke rumah, sedang 11 lainnya masih dirawat.