Chandni
16 April 2018•Update: 17 April 2018
Shuriah Niazi
NEW DELHI
Demonstrasi massal digelar di seluruh India pada Minggu untuk memprotes insiden pemerkosaan dan pembunuhan seorang gadis berusia 8 tahun di Jammu Kashmir serta pencabulan terhadap seorang remaja di Uttar Pradesh.
Unjuk rasa itu dilangsungkan di New Delhi, Mumbai, Chandigarh, Bengaluru, Bhopal, Indore, Ajmer, Surat, Goa, Thiruvananthapuram, dan beberapa kota lain.
Di Kathua, Jammu Kashmir, seorang gadis kecil dari suku nomaden Bhakerwal diculik pada Januari lalu. Menurut laporan polisi, perempuan itu diperkosa massal dalam tiga kesempatan di dalam sebuah kuil di Hiranagar.
Perempuan itu dibuis, dipaksa kelaparan, dan diperkosa oleh sejumlah pria, termasuk polisi. Sepekan kemudian, tubuhnya yang sudah tak bernyawa ditemukan di Kathua.
Kasus itu memantik kemarahan di seluruh India. Dua pejabat dari partai penguasa Bharatiya Janata Party (BJP), yang sempat membela para tersangka, dituntut turun oleh publik.
Pada hari Jumat, Perdana Menteri Narendra Modi memecah kesunyiannya atas masalah ini dan mengutuk insiden itu.
“Saya ingin meyakinkan bangsa bahwa tidak ada penjahat yang akan diselamatkan. Keadilan akan dilakukan. Putri kami akan mendapatkan keadilan," katanya di sebuah acara di New Delhi.
Di kota Unnao, Uttar Pradesh, anggota parlemen dari partai BJP dituduh memperkosa perempuan berusia 17 tahun.
- Ribuan orang turun ke jalan
Ribuan demonstran ikut serta dalam aksi protes di pusat kota New Delhi. Pengunjuk rasa membawa spanduk-spanduk bertuliskan slogan kecaman terhadap pemerintah dan menuntut keadilan bagi para korban.
Salah seorang peserta, Renu Sharma, mengatakan kepada Anadolu Agency: "Kejadian seperti ini menunjukkan ancaman yang ada terhadap putri-putri kami dan politisi menggunakan kesempatan ini untuk menimbulkan perpecahan agama. Ini harus berhenti."
Di Mumbai, kerumunan besar warga berkumpul di Carter Road untuk berdemo.
Penyanyi dan musisi Vishal Dadlani juga tampak di antara demonstran.
"Jangan sampai tertipu sentimen agama Hindu-Muslim. Itu adalah warisan penjajah Inggris," kata Dadlani, seperti dirilis media lokal NDTV.
Di kota Bhopal, warga menggelar protes aksi bungkam.
"Kami melakukan ini agar pemerintah sadar mengenai apa yang sedang terjadi," kata Ashmita Singh, seorang mahasiswi.
"Saya ingin berunjuk rasa terhadap politisi India yang tidak tahu malu, yang menggunakan insiden ini untuk kepentingan politik sendiri," tambahnya.