26 Juli 2017•Update: 27 Juli 2017
Roy Ramos
ZAMBOANGA City
Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada Selasa memimpin penyerahan bantuan finansial dari sektor swasta bagi keluarga militer yang tewas dalam pertempuran Marawi.
Duterte menyampaikan belasungkawanya kepada keluarga yang ditinggalkan dan juga apresiasi negara terhadap pengorbanan pasukan. Ia juga mengatakan tidak akan ada jumlah kompensasi yang bisa membantu kesedihan yang dialami keluarga korban.
“Saya harap keluarga mengerti negara ikut sedih dengan kehilangan anda. Filipina akan selalu berterima kasih atas tindakan heroik mereka,” kata Duterte pada acara yang dilangsungkan di istana kepresidenan dan diikuti pejabat pemerintahan serta pebisnis papan atas.
Setiap keluarga akan menerima 1,25 juta peso (USD 24.700) dari sektor swasta, kata Duterte.
Dari jumlah tersebut, 250. 000 peso (USD 4.900) diberikan lembaga non-pemerintah, Go Negosyo dan Asosiasi Pasangan Anggota Kabinet DU30, sementara 1 juta peso (USD 19.700) dihibahkan sponsor yang tidak ingin disebutkan namanya.
Duterte berterimakasih pada sektor swasta, khusunya pada satu pendonor besar tersebut.
Hingga Selasa, sebanyak 109 anggota militer telah tewas semenjak pertempuran Marawi berlangsung.
Bentrokan terjadi mulai sejak 23 Mei ketika kelompok teror Maute menyerang kota tersebut, memaksa Duterte menerapkan darurat militer di seluruh pulau Mindanao.