Maria Elisa Hospita
12 Agustus 2019•Update: 13 Agustus 2019
Hatice Ozdemir Tosun
ANTALYA, Turki
Turki akan mengusir teroris YPG / PKK dari wilayah timur Sungai Eufrat, seperti Afrin dan Jarabulus, dengan cara apa pun.
"Turki tidak akan membiarkan Amerika Serikat menghentikan operasi di timur Sungai Eufrat seperti yang mereka lakukan di Manbij," tegas Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu dalam sambutan Idul Adha di kota kelahirannya, Antalya.
"AS belum melakukan bagiannya dalam mengimplementasikan peta jalan yang telah disetujui bersama," tambah dia.
Cavusoglu juga menegaskan bahwa Turki akan terus mengusir teroris dari wilayah tersebut "dengan atau tanpa AS".
Turki bertekad melancarkan operasi kontra-terorisme di timur Eufrat atau di utara Suriah menyusul keberhasilan dua operasi serupa sejak 2016.
Dalam dua tahun terakhir, Operasi Perisai Eufrat dan Ranting Zaitun Turki telah berhasil membebaskan wilayah tersebut dari teroris YPG / PKK dan Daesh, sehingga memungkinkan ratusan ribu warga sipil yang mengungsi untuk kembali ke rumah mereka.
Kesepakatan Manbij yang dicapai antara Turki dan AS berfokus pada penarikan teroris YPG / PKK dari utara Provinsi Aleppo, Suriah, untuk menstabilkan kawasan.
YPG / PKK adalah cabang kelompok teror PKK di Suriah, yang telah bertanggung jawab atas kematian hampir 40.000 orang di Turki, termasuk anak-anak dan perempuan, selama lebih dari 30 tahun
*Ditulis oleh Busra Nur Bilgic Cakmak