Ovunc Kutlu
NEW YORK
Menghadapi pertanyaan-pertanyaan tentang kebocoran data terburuk dalam sejarah perusahaannya, CEO dan pendiri Facebook, Mark Zuckerberg akhirnya bersaksi di depan 44 senator AS pada dua komite berbeda.
Ketua Komite Kehakiman Senator Chuck Grassley (Partai Republik, Iowa) menyebut sidang itu "unik," menambahkan bahwa bukan rahasia Facebook menghasilkan uang dari data penggunanya untuk pemasang iklan, meskipun banyak yang tidak menyadari hal ini.
"Facebook mendapat untung USD40 miliar pada 2017, sekitar 98 persennya dari iklan," kata dia.
Ketua Komite Perdagangan Senator John Thune (Republik, Dakota Selatan) mencatat bahwa 2 miliar orang menggunakan Facebook setiap bulan, sementara 1,4 miliar menggunakannya setiap hari.
"Jangkauan luar biasa Facebook adalah alasan kita di sini hari ini. Saya tidak yakin bahwa pengguna Facebook memiliki informasi yang mereka butuhkan untuk membuat pilihan yang berarti," katanya.
Facebook melaporkan minggu lalu bahwa 87 juta dari informasi pribadi penggunanya digunakan tanpa izin oleh Cambridge Analytica yang berbasis di London untuk pemilihan politik penting di Inggris dan AS.
"Sudah jelas sekarang bahwa kami tidak melakukan tindakan cukup untuk mencegah alat-alat ini digunakan untuk hal yang berbahaya juga," Zuckerberg bersaksi. "Itu berlaku untuk berita palsu, campur tangan asing dalam pemilihan umum dan pidato kebencian."
"Kami tidak menyadari betapa luasnya tanggungjawab yang harus kami emban dan itu adalah kesalahan besar. Itu adalah kesalahan saya dan saya minta maaf ... Adalah tanggung jawab dasar kami untuk melindungi informasi orang-orang, yang gagal kami lakukan dengan Cambridge Analytica," dia menambahkan.
'Kami seharusnya tak percaya mereka'
CEO Facebook juga mengatakan perusahaannya kini melakukan penyelidikan penuh ke setiap aplikasi yang memiliki akses ke sejumlah besar informasi. "Saya yakin penting untuk memberi tahu orang-orang tentang bagaimana informasi yang mereka bagikan di Facebook akan digunakan."
Dia mengatakan, ketika Facebook menyadari pada tahun 2015 bahwa Cambridge Analytica menggunakan data dari pengguna jejaring sosial, perusahaan sosial media ini langsung mencabut aplikasi terkait yang menyebabkan kebocoran ini.
"Dan kami menganggap kasus ini sudah selesai. Kami seharusnya tidak mempercayai mereka. Itu sebabnya kami tidak memberi tahu Federal Trade Commission," kata dia lagi.
Zuckerberg lantas mengatakan Facebook kini semakin mengembangkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mengidentifikasi aktivitas buruk secara proaktif. "Tahun ini kami akan memiliki 20.000 orang yang bekerja untuk keamanan dan tinjauan konten."
Dia mengakui bahwa Facebook lambat dalam mengidentifikasi operasi informasi Rusia pada 2016, dan sekarang telah menerapkan sistem AI yang diyakini akan melakukan pekerjaan lebih baik dalam mengidentifikasi akun palsu yang mungkin mencoba ikut campur dalam pemilu atau menyebarkan informasi yang salah.
Cambridge Analytica telah dikaitkan dengan kampanye Presiden Donald Trump 2016, di mana perusahaan yang berbasis di Inggris ini diduga menggunakan data Facebook untuk mencampuri pemilihan umum.
"Kami memberikan dukungan kepada kampanye Trump dalam dukungan penjualan, seperti yang kami lakukan dengan kampanye-kampanye lain," kata Zuckerberg.
Lebih jauh, dia mengakui bahwa Facebook telah melayani panggilan dari kantor penasihat khusus Robert Mueller. "Beberapa karyawan Facebook telah diwawancarai oleh kantor Mueller. Saya tahu kami bekerja dengan mereka," katanya.
Zuckerberg mengatakan Facebook akan memverifikasi identitas setiap pengiklan yang menjalankan iklan-iklan politik atau isu-isu politik.
"Sehingga akan sulit bagi Rusia untuk mencampuri lagi, juga bagi usaha-usaha lain untuk menyebarkan informasi yang salah," tambah dia.
Zuckerberg memang tidak berada di bawah sumpah saat bersaksi, tetapi dia diwajibkan oleh hukum untuk mengatakan yang sebenarnya, menurut seorang pejabat Senat.
CEO Facebook tersebut juga akan menghadap Dewan Perwakilan AS pada hari Rabu pukul 10.00 waktu setempat.
news_share_descriptionsubscription_contact

