İqbal Musyaffa
04 Juni 2018•Update: 05 Juni 2018
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan selama April 2018, Indonesia dikunjungi oleh 1,3 juta wisatawan asing.
Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, mengatakan, jumlah kunjungan tersebut lebih baik dari kunjungan pada April 2017 yang saat itu tercatat 1,17 juta orang.
“Jika dibandingkan dengan kunjungan Maret lalu, terdapat penurunan kunjungan sebesar 4,59 persen,” ungkap dia.
Meski begitu, Suhariyanto mengatakan secara kumulatif jumlah kunjungan wisatawan asing sepanjang Januari-April tahun ini naik 13,83 persen dengan jumlah 4,97 juta kunjungan. Pada periode yang sama tahun lalu kunjungan wisatawan mancanegara tercatat hanya sebanyak 4,36 juta orang.
Pada periode April, dia menambahkan, turis asal negeri Jiran Malaysia menjadi tamu dengan jumlah terbanyak yakni 16,56 persen dari total kunjungan selama April atau sejumlah 215,3 ribu orang.
Selanjutnya, wisatawan asal Tiongkok menjadi tamu dengan jumlah kunjungan terbanyak kedua dengan jumlah 185,2 ribu orang atau 14,24 persen dari total tamu asing pada April.
Sepanjang Januari hingga April, berdasarkan data BPS kedua negara tersebut menjadi asal wisatawan terbanyak yang mengunjungi Indonesia.
Total tamu asal Malaysia pada empat bulan pertama tahun ini sebanyak 881,5 juta orang dan Tiongkok sebanyak 682 ribu orang.
Selanjutnya, terkait tingkat penghunian kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada April 2018 menurut Suhariyanto, memiliki tingkat rata-rata hunian 57,43 persen atau naik 2,29 poin dibandingkan dengan TPK April 2017 yang tercatat sebesar 55,14 persen.
“Demikian juga, jika dibanding TPK Maret 2018, TPK hotel klasifikasi bintang pada Maret 2018 mengalami kenaikan sebesar 0,33 poin,” ungkap Suhariyanto.
Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang selama April 2018 menurut dia tercatat sebesar 1,81 hari, atau terjadi penurunan 0,03 poin jika dibandingkan kondisi April 2017.