İqbal Musyaffa
28 Maret 2018•Update: 28 Maret 2018
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Bank Indonesia (BI) meluncurkan buku Laporan Perekonomian Indonesia 2017 sebagai rangkuman sepak terjang perekonomian nasional sepanjang tahun.
Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan buku tersebut juga merangkum kebijakan moneter yang dikeluarkan BI tahun lalu.
“Buku ini menjadi catatan penting bagi para pemangku kebijakan dan pelaku usaha dalam menjalani perekonomian di tahun 2018,” ungkap Agus pada saat peluncuran buku di Jakarta, Rabu.
Agus menambahkan langkah BI meluncurkan buku laporan tahunan perekonomian Indonesia sudah berlangsung sejak tahun 1953.
“Berbagai pengalaman yang dialami memungkinkan kita merumuskan kebijakan yang tepat waktu, konsisten, efisien, dan efektif," lanjut Agus.
Selain itu, Agus menjelaskan pemulihan ekonomi dunia pada tatanan global menjadi isu yang tetap menarik untuk dicermati.
Secara internal, lanjut Agus, perekonomian Indonesia yang meningkat dan diikuti kepercayaan dari para pelaku usaha menjadi momentum kebangkitan ekonomi Indonesia.
"Namun tetap ada tantangan yang tidak lebih ringan dari sebelumnya," imbuh Agus.
Agus menjelaskan buku tersebut mengambil tema mengoptimalkan momentum dan memperkuat struktur.
Sampul depan buku menggunakan foto proyek jalur bawah tanah Mass Rapid Transit (MRT).
"MRT menjadi ikon negara-negara maju yang membangun infrastruktur bagi kemajuan negeri,” ucap Agus.