Iqbal Musyaffa
26 Oktober 2017•Update: 26 Oktober 2017
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Menjelang tenggat akhir 100 persen pembayaran tol menggunakan kartu uang elektronik pada 31 Oktober, saat ini sudah 90,51 persen pembayaran non tunai di seluruh ruas jalan yang dikelola PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
AVP Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru mengatakan kondisi ini menciptakan optimisme untuk dapat mengimplementasikan 100 persen pembayaran non-tunai di seluruh ruas jalan tol pada 31 Oktober nanti.
“Kami selalu berkomitmen untuk mendukung program pemerintah serta memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jalan tol. Oleh karena itu, dalam penerapannya kami selalu memastikan kesiapan aspek sarana dan prasarana hingga dapat tercapainya target tersebut,” ujar Heru melalui keterangan resmi, Kamis.
Saat ini, Heru menambahkan, progres otomatisasi gerbang tol dengan mengubah gardu reguler menjadi GTO (Gardu Tol Otomatis) dan GSO (Gardu Semi Otomatis) sudah mencapai 88,2 persen.
Sekitar 11,8 persen gardu reguler yang tersisa, Heru menjelaskan juga sudah dapat menerima pembayaran non tunai.
Heru lebih lanjut menjelaskan, meskipun penetrasi cashless di jalan tol sudah sangat tinggi, masih terdapat beberapa kendala di lapangan seperti ketidaktahuan pengguna jalan terkait kebijakan tersebut sehingga masih banyak yang belum memiliki kartu elektronik.
“Hal tersebut mengakibatkan terjadinya antrean kendaraan di beberapa gerbang tol,” ungkap dia.
Untuk menanggulangi permasalahan tersebut, Heru menambahkan pihaknya terus berkoordinasi dengan perbankan guna menggencarkan edukasi dan sosialisasi kepada pengguna jalan tol terkait transaksi menggunakan uang elektronik.