ISTANBUL
Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) merilis prakiraan pertumbuhan ekonomi global tahun depan sebesar 4,5 persen.
"Ekonomi global terus pulih, seiring dengan perdagangan, lapangan kerja, dan pendapatan, tetapi kebangkitannya tidak seimbang, dengan negara, bisnis, dan individu-individu yang menghadapi realitas ekonomi yang sangat berbeda," kata laporan itu pada Rabu.
"Perbaikan baru-baru ini juga menyembunyikan perubahan struktural, yang berarti beberapa sektor, pekerjaan, teknologi, dan perilaku tidak akan kembali ke tren sebelum pandemi," ungkap OECD.
Skenario utama organisasi itu mengharapkan bahwa kebijakan fiskal akan terus mendukung ekonomi pada 2022.
Setelah tingkat pertumbuhan PDB mencapai sebesar 5,6 persen tahun ini, pertumbuhan dunia dapat meningkat sebesar 4,5 persen pada 2022, dan sebesar 3,2 persen pada 2023.
Perkiraan laporan untuk Zona Euro adalah 5,2 persen untuk tahun ini, 4,3 persen untuk 2022, dan 2,5 persen untuk tahun 2023.
OECD mengatakan ekonomi Turki akan tumbuh sebesar 9 persen pada 2021, 3,3 persen tahun depan, dan 3,9 persen pada 2023.
Ekonomi AS diperkirakan akan tumbuh sebesar 5,6 persen pada 2021, 3,7 persen pada 2022, dan 2,4 persen pada 2023, sedangkan ekonomi China akan tumbuh sebesar 8,1 persen tahun ini dan 5,1 persen tahun depan dan 2023.