Muhammad Nazarudin Latief
27 Juli 2018•Update: 27 Juli 2018
Muhammad Latief
JAKARTA
Pendapatan negara dari industri minyak dan gas serta mineral batu bara pada semester I/2018 naik, bahkan melebihi target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Kepala Biro Komunikasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Agung Pribadi mengatakan penerimaan pajak penghasilan (PPh) Migas dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) naik cukup tinggi.
PPh Juni 2018 naik Rp30 triliun atau 9,13 persen dibandingkan tahun lalu. Nilai tersebut juga telah mencapai 78,84 persen terhadap target yang ditetapkan pada APBN 2018 sebesar Rp38,13 triliun.
Melihat realisasinya, Agung optimistis penerimaan negara dari sektor ESDM akan tercapai hingga akhir tahun nanti. “Ini menjadi bukti bahwa sektor ini masih memegang peran vital dalam keuangan negara,” ujar dia dalam siaran persnya, Jumat.
Menurut Agung, peningkatan ini ditopang dari kenaikan harga minyak mentah dunia yang mengerek pergerakan Indonesian Crude Price (ICP). Rata-rata ICP pada semester I tahun 2018 tercatat sebesar USD 66,6 per barel, lebih tinggi dibandingkan rata-rata ICP pada periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya sebesar USD48,9 per barel.
Dari PNBP, pada semester I/2018, realisasi penerimaannya mencapai Rp58,75 triliun atau 73,12 persen dari target APBN 2018. Realisasi tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 47,95 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Tingkat realisasi PNBP Minyak Bumi dalam menghasilkan keuangan negara sudah mencapai 98,60 persen dari target APBN Rp59,58 triliun.
Peningkatan ini juga ditopang oleh kenaikan rata-rata harga batu bara acuan (HBA) pada periode Januari-Juni 2018 yang mencapai USD96,50 per ton, lebih tinggi dibandingkan HBA periode Januari-Juni 2017 sebesar USD82,21 per ton.
Kenaikan ini mendongkrak realisasi PNBP SDA Non Migas pertambangan minerba mencapai Rp16,3 triliun atau 70 persen dari target APBN 2018 sebesar Rp 23,3 triliun.
Realisasi tersebut lebih tinggi 29,09 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2017 yang mencapai Rp12,67 triliun. Khusus untuk pertambangan, capaian realisasi PNBP tengah tahun ini mencapai 78,19 persen atau sebesar Rp12,96 triliun dari target APBN, yaitu Rp17,858 triliun.