Ovunc Kutlu
27 April 2018•Update: 28 April 2018
Ovunc Kutlu
NEW YORK
Saham Facebook membukukan kenaikan harian terbaik mereka dalam 27 bulan pada Kamis, berkat penghasilan kuartalan yang menguat pada hari Rabu.
Nilai saham Facebook mencapai tertinggi sepanjang masa yakni USD195,32 per saham pada 1 Februari. Namun, penurunan tajam terlihat sesudahnya karena skandal kebocoran data.
Facebook dilaporkan telah memiliki informasi pribadi dari 87 juta penggunanya yang digunakan tanpa izin oleh Cambridge Analytica yang berbasis di London untuk voting politik kritis di Inggris dan AS.
Facebook melaporkan pada Rabu bahwa perusahaan tersebut memiliki peningkatan 63 persen dalam laba bersih selama kuartal pertama tahun ini yang mencapai USD4,99 miliar
Pendapatan Facebook melonjak 49 persen mencapai USD11,97 miliar pada periode Januari-Maret tahun ini, dengan pengguna aktif bulanan yang mencapai 2,2 miliar di seluruh dunia.
Dengan skandal kebocoran data, saham Facebook sempat anjlok 13,7 persen pada periode 19 Maret-24 April, menurut data yang dikumpulkan oleh Anadolu Agency.
Namun ini berbalik pada hari Kamis karena laba kuartalan yang kuat.
Saham Facebook melonjak 9,1 persen pada hari Kamis - yang menjadi kenaikan persentase harian terbesar sejak 28 Januari 2016.
Nilai perusahaan pun naik dari USD464 miliar menjadi USD506 miliar pada hari yang sama.
Mark Zuckerberg yang duduk di kursi co-founder dan juga CEO, juga mengalami kenaikan kekayaan bersih dari USD5,7 miliar, atau 8,9 persen, menjadi USD69,4 miliar.
Dengan begitu, Zuckerberg tersundul ke tempat kelima, dari posisi ketujuh di Daftar Milyuner Dunia versi real time Forbes.