Hayati Nupus
07 Januari 2019•Update: 08 Januari 2019
Hayati Nupus
JAKARTA
Indonesia mengungkapkan Manggala Agni telah mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan sejak awal 2019.
Manggala Agni adalah brigade pengendalian kebakaran hutan di Indonesia.
Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Ruandha Agung Sugardiman mengatakan antisipasi ini sesuai dengan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa El Nino terjadi di wilayah Indonesia awal tahun ini.
“El Nino Moderate di wilayah Indonesia akan terjadi pada awal Januari-Februari 2019, dan perlu dilakukan antisipasi sejak dini,”ujar Ruandha, Senin, dalam siaran pers.
Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK Raffles Panjaitan mengatakan saat ini Manggala Agni tengah memadamkan lahan terbakar di Desa Mamugo, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.
Raffles mengungkapkan jenis lahan gambut di wilayah tersebut menyulitkan api padam.
“Saat ini cukup panas, dan angin kencang menjadi pemicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan, hingga saat ini Manggala Agni sigap melakukan pemadaman di areal terbakar, agar api tidak meluas,” ujar Raffles.
Pemadaman serupa, menurut Raffless, juga dilakukan di Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar.
Selain itu, ungkap Raffles, Manggala Agni juga berpatroli ke sejumlah wilayah berpotensi terjadinya rawan kebakaran.
Begitu pula, lanjut Raffles, di Desa Bumbung Kabupaten Mandau Kabupaten Bengkalis, yang terdapat areal terbakar, mereka membuat sekat bakar agar kebakaran tidak menyebar.
“Angin kencang membuat api membesar dan cepat merembet serta berdampak pada asap tebal yang mengganggu pelaksanaan pemadaman,” ujar dia.
Manggala Agni, menurut Raffles, terus menjalin koordinasi dan sinergi dengan para pihak seperti TNI, POLRI, BPBD, perusahaan pemegang konsesi, perangkat desa, dan Masyarakat Peduli Api untuk bersama-sama berupaya mengendalikan karhutla, demi mencegah maupun memadamkan.