Erric Permana
15 November 2017•Update: 16 November 2017
Erric Permana
JAKARTA
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian memberikan penghargaan penaikan pangkat Anumerta kepada Anggota Brimob Polri Brigadir Firman yang tewas di Mile 69 Tembagapura, Papua.
Tito juga mengatakan akan memberikan hak-hak kepada anggotanya yang tewas tersebut.
"Kita sampaikan duka sedalamnya kepada keluarga korban," tambah dia.
Tito mengatakan, tragedi penembakan oleh orang tidak dikenal itu merupakan risiko dari operasi yang dijalankan anggota Polri. Dia pun meminta anggota lainnya untuk tidak gentar dalam menjalankan tugas di sana.
"Salah satu risiko operasi memang, apalagi daerah-daerah yang ada gejolak keamanan konflik seperti di Tembagapura," tambah dia.
Menurut dia, hingga kini Polri masih melakukan penyelidikan apakah penembakan itu berkaitan dengan penyanderaan terhadap 1.300 warga yang diisolasi oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Dua anggota Brimob Polri ditembak oleh KKB pada dini hari tadi saat melakukan patroli di Mile 69 Tembagapura, Papua.
Dua anggota Brimob yang ditembak yakni Brigadir Firman dan Bripka Yongky Rumte.
"Sekira pukul 03.50 WIT terjadi penembakan terhadap anggota Brimob yang sedang patroli," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto.