İqbal Musyaffa
18 Juni 2018•Update: 19 Juni 2018
Adem Salvarcioglu
ANKARA
Wakil Perdana Menteri Malaysia Wan Azizah Wan Ismail pada Minggu mengatakan Turki dan Malaysia harus kuat secara ekonomi untuk membantu ummat (komunitas Muslim).
Malaysia bersedia bekerja sama dengan Turki untuk membantu pengungsi, kata Wan Azizah dalam pertemuannya dengan Merve Safa Kavakci, duta besar Turki untuk Kuala Lumpur, menurut kantor berita negara Malaysia, Bernama.
“Kami harus kuat dan saling membantu untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik untuk semua,” kata Wan Azizah.
Wan Azizah menambahkan, kedua negara harus meningkatkan kolaborasi sebagai dua kekuatan regional.
“Ketika kita berhasil secara berkelanjutan, kita bisa lebih baik membantu yang membutuhkan,” imbuh dia.
Sementara itu, Duta Besar Turki Merve Safa Kavakci berharap dapat bekerja sama dengan Malaysia di bidang kesehatan, pendidikan, pertahanan, konstruksi, makanan organik dan umum, tekstil, serta teknologi inovatif dan produksi informasi.
Kavakci mengatakan Malaysia adalah perlintasan bagi Turki menuju ke Asia dan India, sementara Turki dapat membantu Malaysia menjadi lebih aktif di Afrika.
Dia juga mengatakan ekspor Malaysia ke Turki sekitar USD3 juta, sementara ekspor Turki ke Malaysia adalah USD300 juta.
“Kami ingin membawa industri Turki dan industri Malaysia tumbuh bersama-sama, bukan satu sisi mendominasi yang lain, tetapi untuk berkolaborasi, untuk bergandengan tangan dalam transfer teknologi, dan membangun industri bersama,” tambah Kavakci.