Rıskı Ramadhan
04 April 2018•Update: 04 April 2018
Sinan Uslu
ANKARA
Militer Turki telah mendirikan delapan titik pemantauan di Idlib, Suriah, kata pernyataan resmi pada Selasa.
Staf Umum Turki melalui sebuah pernyataan mengatakan, titik pemantauan tersebut didirikan untuk memantau gencatan senjata di zona de-eskalasi Idlib sesuai dengan kesepakatan Astana yang ditandatangani pada 12 Oktober 2017.
Di bawah kesepakatan Astana, Turki akan membentuk 12 titik pemantauan, dari utara ke selatan Idlib secara bertahap.
Idlib, yang terletak di barat laut Suriah di perbatasan Turki, telah menghadapi serangan intensif rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad sejak perang saudara pecah di Suriah pada tahun 2011.
Sejak Maret 2015, Idlib tidak lagi berada di bawah kendali rezim Assad dan telah dikuasai oleh kelompok oposisi militer dan organisasi bersenjata anti-rezim.