Erric Permana
04 Desember 2017•Update: 04 Desember 2017
Erric Permana
JAKARTA
Presiden RI Joko Widodo mengusulkan satu nama tunggal untuk mengganti Panglima TNI Gatot Nurmantyo, yakni Kepala Staf AU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.
Usulan ini dilakukan melalui surat yang dikirimkan Menteri Sekretaris Negara Pratikno kepada DPR pagi tadi.
Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengaku surat tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Nantinya, kata dia, surat tersebut akan segera diproses.
"Dalam surat juga disampaikan keinginan untuk bisa diproses dalam waktu yang tidak lama," ujar Fadli Zon di Gedung MPR/DPR, Senin pagi.
Surat yang diajukan tersebut direncanakan bakal dibawa ke rapat pimpinan DPR dan Badan Musyawarah DPR. Setelah itu, nama Hadi Tjahjanto akan dibacakan dalam rapat paripurna DPR RI.
"Setelah itu Komisi I akan fit and proper test. Jika disetujui maka bisa diambil keputusan di rapat paripurna. Saya kira akan cukup waktu," tambah Fadli.
Saat ini, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Udara, sebelumnya dia pernah menjabat sebagai Sekretaris Militer Presiden RI Joko Widodo.