Erric Permana
24 Oktober 2017•Update: 25 Oktober 2017
Erric Permana
JAKARTA
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengaku mendapat perintah dari Presiden RI Joko Widodo, untuk tidak hadir memenuhi undangan dari Panglima Angkatan Bersenjata AS Jenderal Joseph Dunford Jr, pasca dirinya dilarang masuk ke Amerika Serikat.
Gatot mengatakan setelah penolakan tersebut dirinya langsung melapor Jokowi. Kala itu, presiden menyatakan agar tidak menghadiri undangan yang diberikan langsung oleh Panglima Angkatan Bersenjata AS itu.
“Ya kenapa terjadi seperti itu? Ya sudah, tidak usah berangkat,” kata Gatot di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa.
Dia pun mengaku kecewa terkait pelarangan tersebut. Hal ini dikarenakan Gatot merasa sangat dekat dengan Panglima tentara negeri Paman Sam itu.
“Saya kecewa. Karena saya bersahabat dengan Jenderal Dunford. Pada saat saya kesana saya coffee morning di rumahnya yang asri, malamnya diajak dinner yang enak,” kata dia.
Sebelumnya, Gatot dijadwalkan terbang ke Amerika Serikat untuk memenuhi undangan Panglima Dunford, Jr dalam acara Chief of Defence Conference on Country Violence Extrmist Organization (VIOs) yang akan dihadiri 78 panglima angkatan bersenjata dari berbagai negara di Asia Pasifik.
Rencananya, dia beserta istri dan delegasi yang telah mengurus visa dan administrasi lainnya rencananya akan berangkat 21 Oktober 2017 pada pukul 17.50 WIB menggunakan maskapai penerbangan Emirates.
Namun, rencana tersebut dibatalkan setelah adanya surat penolakan dari US Customs and Border yang disampaikan petugas maskapai penerbangan.