Shenny Fierdha Chumaira
17 November 2017•Update: 18 November 2017
Shenny Fierdha
JAKARTA
Polisi dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) berhasil membebaskan sebagian warga Desa Kimbali dan Desa Banti, Papua, yang sempat disandera oleh kelompok kriminal bersenjata selama lebih dari seminggu.
Kabar terakhir menyebutkan bahwa pada Jumat pukul 09.30 WIT, satuan tugas yang dipimpin oleh Komandan Satuan Brigade Mobil Papua berhasil menguasai kedua desa yang terletak di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, tersebut.
Kemudian pukul 11.00-12.00 WIT aparat mengevakuasi warga dua desa tersebut secara bertahap dan tiba di Markas Kepolisian Sektor Tembagapura dengan selamat dengan berjalan kaki.
Dikabarkan, sejauh ini sudah ada 322 orang dewasa dan 23 anak yang berhasil dievakuasi.
“Info itu benar. Sudah diklarifikasi dengan Asisten Operasi Kepala Kepolisian Republik Indonesia Inspektur Jenderal M. Iriawan,” kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Kepolisian Republik Indonesia Inspektur Jenderal Setyo Wasisto di Jakarta, Jumat.
Sudah lebih dari satu minggu 1.000 warga Desa Banti dan 300 warga Desa Kimbali disandera oleh kelompok kriminal bersenjata yang diduga beranggotakan sekitar 25-30 orang.
Kelompok yang diduga beranggotakan pendulang para pendulang sisa produksi PT Freeport tersebut melarang pria kedua desa pergi keluar desa. Hanya perempuan saja yang diperbolehkan keluar desa untuk belanja.